Pusat


Penambahan Kuota PBI Kurangi Defisit

Tanggal Berita : 10-01-2019 || Unit : Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


 

Pemerintah menambah kuota penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) sebanyak 4,4 juta jiwa pada tahun ini. Penambahan tersebut membuat total jumlah kepersertaan yang ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN) ini menjadi 96,8 juta jiwa dari sebelumnya 92,4 juta peserta.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, penambahan jumlah kuota berpotensi menambah dana Rp 1,2 triliun per tahun. Angka tersebut muncul dari kalkulasi antara jumlah peserta baru dan iuran untuk kategori PBI yakni Rp23.000 per bulan.

Menteri Kesehatan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menanggung biaya akreditasi dengan alasan menyalahi undang-undang.

Kemenkes akan melihat kembali perkembangan di lapangan jika kekurangan yang dimiliki rumah sakit merupakan kekurangan administratif, maka akan diberi waktu lagi. Namun, jika kekurangan akreditasi masig banyak, kemenkes akan memutus kerjasama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.

Download Kliping

Narasumber  :  BPJS Watch Timboel Siregar
Kategori  :  Kesejahteraan Rakyat
Jenis Media  :  Cetak
Nama Media  :  Bisnis Indonesia