Pusat


Sistem Siaga Bencana Jadi Acuan

Tanggal Berita : 04-01-2019 || Unit : Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


Menteri Perencanaan pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan pemerintah akan merevisi perencanaan pembangunan yang terkait infrastruktur di dalam negeri agar sejalan dengan sistem siaga bencana. Sehingga harus ada revisi untuk pinjaman multilateral dan bilateral.

Sebelumnya Kepala Bappenas sering menyuarakan rencana memasukkan evaluasi risiko bencana ke dalam perencanaan infrastruktur. Hal ini didasari posisi Indonesia yang berada di ring of fire serta meningkatnya intensitas dan dampak bencana karena adanya perubahan iklim.

Staf khusus Menteri PPN Eko Putro Adijayanto menambahkan pengembangan sistem siaga bencana akan lebih mengacu spesifikasi teknis infrastruktur untuk menghadapi bencana. Misalnya kekuatan struktur dari infrastruktur, kondisi tanah atau daerah tempat infrastruktur (rentan likuifaksi atau patahan).

Selain itu perencanaan harus disesuaikan dengan sumber pendanaan termasuk pinjaman. Termasuk dapat memanfaatkan varian pembiayaan alternatif seperti Pembiayaan Investasi Non Anggaran (PINA) dan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Download Kliping

Narasumber  :  Staf khusus Menteri PPN Eko Putro Adijayanto
Kategori  :  Pembangunan Infrastruktur Ekonomi
Jenis Media  :  Cetak
Nama Media  :  Bisnis Indonesia