Pusat


Tarif Interkoneksi Terserah Operator

Tanggal Berita : 29-10-2018 || Unit : Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


Pemerintah akhirnya membatalkan rencana penerbitan aturan baru tentang tarif interkoneksi operator seluler dan menyerahkan perhitungan tarif ke masing-masing operator. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan biaya interkoneksi saat ini tidak terlalu relevan terhadap kinerja operator seluler. Alasannya jumlah pengguna internet di jaringan seluler semakin dominan di saat pengguna layanan suara dan sms semakin sedikit.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengkaji ulang aturan tersebut karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi industri. Proses panjang rencana perubahan tarif interkoneksi tersebut juga turut melibatkan BPKP sebagai auditor independen.

Download Kliping

Narasumber  :  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara
Kategori  :  Pembangunan Karakter Bangsa
Jenis Media  :  Cetak
Nama Media  :  Bisnis Indonesia