Pusat


PemerintahDimintaTutupDefisit

Tanggal Berita : 02-10-2018 || Unit : Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


Anggota Dewan JaminanSosialNasional (DJSN) Ahmad Ansyorimengatakan, pemerintahharusbertanggungjawabmenutupkekurangandefisit.Ansyorimenilaidefisit yang terjadi di BPJS Kesehatanterjadiakibatpenetapaniuranpremi yang terlalurendah.Berdasarkanpenghitunganaktuaria DJSN, iuranpremipeserta BPJS KesehatandariKelompokpenerimabantuaniuranidealnyasenilai Rp36.000.Namunpemerintahmenetapkaniuranpremisebesar Rp23.000. Selisihtersebut yang menyebabkandefisit.

  Pemerintahtelahmengucurkan dana talangansebesar Rp4,9 triliununtukmenutupdefisit BPJS Kesehatan yang diprediksimencapai RP10,98 triliun. Hal itudiperintahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Keuangan, setelahmendapatkanhasil audit dariBadan PengawasanKeuangan dan Pembangunan

Download Kliping

Narasumber  :  Dewan JaminanSosial Nasional (DJSN) Ahmad Ansyori
Kategori  :  Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi
Jenis Media  :  Cetak
Nama Media  :  Bisnis Indonesia