Pusat


Meski Disuntik Dana APBD DKI Kinerja PD Pasar, Food Stasion dan Darma Jaya Buruk

Tanggal Berita : 11-07-2017 || Unit : Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat


Kinerja beberapa BUMD disoroti. Tidak hanya dianggap bermasalah, namun beberapa BUMD kerap meminta dana penyertaan modal pemerintah (PMP) pada Pemerintah Provinsi DKI.   BUMD yang dimaksud antara lain, PD Pasar Jaya, Cipinang Food Station, Dharma Jaya, serta PT Jakarta Propertindo. Keberadaan BUMD ini dinilai tidak mengamankan kebutuhan Warga Jakarta.

Direktur Eksekuti Indonesia for Transparency and Akuntability, Agus Chaerudin, mengungkapkan adanya LHP BPK atas kinerja APBD dinilai kacau, salah satunya pos anggaran penyertaan modal pemerintah (PMP) DKI dari APBD kepada BUMD dianggap tidak sesuai berdasarkan peraturan hukum dan kaidah sistem akuntansi pemerintah. Agus berharap agar saat Anies-Sandi usai dilantik dapat mengevaluasi kinerja BUMD yang bermasalah tersebut. Disisi lain Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng BPKP untuk mengaudit Proyek Light Rail Transit (LRT) yang ditugaskan kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Download Kliping

Narasumber  :  Direktur Eksekuti Indonesia for Transparency and Akuntability, Agus Chaerudin
Kategori  :  Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi
Jenis Media  :  Online
Nama Media  :  harianterbit.com